Puisi : RAIHLAH IMPIANMU Karya : Kang Thohir - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

8 Sep 2022

Puisi : RAIHLAH IMPIANMU Karya : Kang Thohir

 1.

RAIHLAH IMPIANMU

Karya : Kang Thohir


Lepaskanlah deritamu

Lalu terbanglah bersama burung-burung itu

Jangan pernah berhenti berharap

Karena semangatmu akan lenyap


Fokuslah pada satu tujuan

Raihlah impian hingga jadi kenyataan

Jangan pernah berhenti berusaha dan berdo'a pada Tuhan

Karena itu adalah satu-satunya jalan menuju kesuksesan dan kebahagiaan


Brebes, 01 September 2022




2.

SEBAIT RASA KUTUANGKAN

Karya : Kang Thohir



Sebait rasa kutuangkan 

Dalam asmara aksara

Kuracik sedemikian rupa

Di atas kepingan hati yang terluka


Bibir ini hanya bungkam

Hanya aksara yang kucurahkan

Pada bait puisi menuai hati kelam

Memberi kepiluan menikam


Aku termangu dalam kesunyian

Tiada daya kumenyapa rembulan

Hanya menunggu sebuah harapan

Menjadi suatu kebahagiaan


Entah sampai kapan

Aku begini mendera pada haluan

Merindu tanpa tepian

Menunggumu hadir dalam pelukkan


Brebes, 04 September 2022




3.

JUWITA

Karya : Kang Thohir



Kemanakah kau berada oh Juwita

Lama kita tak bersua

Diriku merindukanmu 

Terasa hampa tanpamu


Terasa pahit hidupku ini

Bagai kopi tanpa gula

Hanya pahit yang kurasa

Karena tanpamu oh Juwita


Kau laksana gula 

Sedangkan aku kopinnya

Jika dipadukan menjadi satu

Maka akan ada rasa pahit dan manis


Dan jadilah segelas kopi

Yang saling melengkapi

Antara pahit dan manis

Dan jadikan ia aroma yang begitu nikmat di hati


Begitulah cintaku kepadamu

Tanpa manis di hidupku

Karena kau jauh dari sisiku

Hanya kepahitan yang kurasa


Bagai hari tanpa matahari

Bagai malam tanpa rembulan terasa begitu sunyi 

Termangu dalam kesendiri

Dari kegelapan yang mengitari


Brebes, 02 September 2022




4.

TUMBUH KEMBALI BERMEKARAN

Karya : Kang Thohir



Ada masa kita akan tumbuh kembali bunga yang layu

Seperti benih yang tumbuh dari tanah karena tersiram air kehidupan bermekaran lalu berkembang dan berdahan


Karena itu sudah ditentukan oleh Tuhan

Dalam melewati suatu perjalanan

Menuju keabadiaan

Seperti itu Allah merencanakan


Brebes, 07 September 2022




5.

BAJU BIRU

Karya : Kang Thohir



Kukenakan baju biru

Setiap hari untuk menjalankan kehidupan penuh haru

Berkerja sebagai petani 

Dari anak seorang petani


Baju biru yang selalu menempel di tubuhku

Seakan menjadi warna favoritku

Karena biru melambangkan air lautan dan langit yang biru 

Luas dan mengaliri kehidupan 

Sedangkan langit biru adalah melambangkan dedikasi yang tinggi

Menjalin hari-hari tanpa lelah dan penuh harga diri


Baju biru menjadikan teman

Satir dalam tubuhku dari terik matahari

Dan penenang dingin dan badan

Karena baju biru sebagai inspirasi diri


Brebes, 07 September 2022



TENTANG PENULIS :

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.


Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).


Quotes :


"Menjadi kuat jangan meremehkan yang lemah, karena yang lemah akan menjadi kuat, dan yang kuat akan menjadi lemah."

                     - Kang Thohir -



"Jadi penulis itu emang susah, tapi kalau dijalankan dengan tulus dan ikhlas semua akan mudah, dan bisa bermanfaat untuk orang lain juga. Maka semua itu akan menjadi suatu keberkahan sampai akhir kehidupan dan kebadian."

                        - Kang Thohir -


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com