Syair Rindu Karya: Kusuma Yanuwar Dani - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

30 Agu 2022

Syair Rindu Karya: Kusuma Yanuwar Dani

Syair Rindu

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Untaian demi untaian kata

Tertulis dalam puisi cinta

Tertata penuh makna

Seindah hari-hari yang tercipta


Saat rindu mengusik kalbu 

Semilir angin terasa syahdu 

Serasa menghantarkan salam darimu

Terdengar merdu membelai telingaku


Angin melayang tinggi 

Menggapai hasrat dan mimpi

Meski kadang tiada disadari

Keindahan itu kan berlalu pergi


Cirebon, 23 Agustus 2022

Ilalang Terbuang

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Bias langit biru melengkung

Awan membumbung tinggi menggunung

Hiasi cakrawala, ronakan angkasa


Ilalang berserak kering kerontang

Tergolek rapuh kusam meradang

Jiwa hilang terhimpit gersang

Melayang bak putus sampul benang


Tandus minus raga ilalang

Tengadah menunggu hujan datang


Setetes air begitu berarti

Tuk segarkan jiwa renta ini

Tuk hidupkan tunas asa diri


Ilalang hanya bisa menatap 

Tak bisa lebih dalam berharap

Selalu dan selalu bertemakan gelap

Hingga tak secercah bias pun di dapat


Cirebon,24 Agustus 2022

Rindu Sisa Cinta

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Bunga rindu yang layu

Di jambangan sekeping kalbu

Saat cinta telah terlepas dari tangkai biru 

Tak lagi merona syahdu


Rindu yang tak berguna

Hanya membuat serpihan luka

Tergores duri sisa cinta

Mekarkan rindu meronta 


Haruskah bunga rindu diharapkan?

Sedangkan kelopak cinta telah berguguran

Masihkan cinta harus dipertahankan

Sedangkan hati tak lagi berpautan


Mungkin semua hanya sia-sia

Mungkin semua hanya sembulkan kecewa

Namun tiada daya mengelaknya

Bila rindu dan cinta masih ada


Cirebon, 25 Agustus 2022

Senjaku Pergulatan Bisu

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Ingin aku ceritakan

Sepatah ingatan kenangan

Ketika cinta masih tertanam

Dan senja pun malu terbenam


Riuh hati berkecambuk

Mencekam berperang melawan diri

Hasrat di ubun sedang aku peluk

Seusai senja berlalu pergi


Lain hati, lain kenyataan

Lain waktu, penuh perubahan

Aku di sini berpeluk rindu

Engkau di sana, aku tak menahu


Senjaku penuh ketenangan

Berpilu ria hening kedamaian 

Berteman harap tanpa kepastian

Melepasmu dengan keikhlasan


Cirebon, 26 Agustus 2022

Kerinduan Berpayung Keraguan

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Masih seperti kemarin

Segala harap yang ku gantung di awan

Jatuh berderai di tiup angin

Dalam kehancuran dan penyelesaian


Semakin diriku menggapaimu

Semakin diriku tertinggal jauh

Kudambakan hadirmu selalu di sisi

Namun langit tak jua merestui


Kenapa juga jantung ini selalu berdebar 

Setiap jariku menyentuh gambar

Relief senyummu di dinding kamar

Bagai menelan gula yang hambar


Aku pecah berkeping

Gagal menyejuki rindu yang kering

Anganku berusaha menggapai ingin

Namun nyata menepis segala mungkin 


Cirebon, 27 Agustus 2022

Kuburan Hati

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Ini malam kenapa sunyi sekali

Semua di sekelilingku bunuh diri

Darah di dinding telah membeku

Di luar hujan dan guntur saling beradu


Berlalu sudah satu purnama

Ketika masa pemburu penista

Kini saat bocah-bocah berbicara lapar

Semua telinga tiba-tiba tak bisa mendengar


Di sawah, petaniku tinggal sebatang kayu

Yang menancap di hati penyair sendu

Seluruh tanah kini gersang merekah

Dalam aksara yang tiada berbuah


Seorang pengemis menyodorkan tangan 

Namun iba tiba-tiba menghilang 

Berganti rambu di papan tulis

Di larang memberi para gelandangan 


Cirebon, 28 Agustus 2022

Daun

Karya: Kusuma Yanuwar Dani


Ketika pucuk terlihat segar

Tumbuh menjadi lebar 

Membentuk tubuh yang wajar

Melengkung sedikit liar


Ketika matang terlihat tegar

Walau di tepuk angin

Walau ditempeli terik sinar

Bahkan dijatuhi bulir-bulir hujan


Daun tetap sabar diterpa jagat

Diam tak menghujat

Bahkan hanya menari-nari

Layaknya seperti dayang permaisuri 


Ketika pagi menawarkan embun

Ketika siang menawarkan rimbun

Ketika sore menawarkan rumpun

Ketika malam menawarkan senyuman


Lalu kenapa manusia ingin memetik daun?

Tersebab nafsu birahinya semakin liar

Sedangkan ia memberimu kehidupan

Semisal udara yang kau hirup begitu segar


Memang manusia kadang bejat

Tak merasa puas semasi hayat

Belajarlah kepada daun yang tak pandai merasa

Agar kau manusia bisa menahan rasa


Cirebon, 29 Agustus 2022Biodata Penulis

Kusuma Yanuwar Dani, lebih akrab dipanggil Dani. Lahir di Cirebon-Jawa Barat pada tanggal 31 Oktober 2002. Saat ini ia tinggal di Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon.

Ia juga pernah mendapatkan beberapa kategori lomba diantaranya:

  1. Sebagai Juara 1 lomba musikalisasi puisi tingkat Nasional di Tasikmalaya 2019.

  2. Sebagai 100 Peserta Terbaik lomba cipta puisi tingkat nasional di Tasikmalaya 2019.

  3. Sebagai Peserta lomba cipta puisi tingkat nasional di Banyumas 2019.

  4. Sebagai Peserta Terpilih event cipta puisi nasional di Jatinangor 2019.

  5. Sebagai Peserta lomba cipta puisi nasional di Denpasar 2019.

  6. Sebagai Kontributor lomba menulis puisi nasional di Tulungagung 2019.

  7. Sebagai Peserta dengan predikat memuaskan lomba cipta puisi tingkat nasional di Kebumen 2019.

  8. Sebagai 20 Besar Penyair Terpilih event NuBar puisi nasional di Subang 2019.

  9. Sebagai Kontributor lomba cipta puisi nasional di Yogyakarta 2019.

  10. Sebagai Kontributor lomba cipta puisi & cermin tingkat nasional di Cikande Permai 2019.

  11. Sebagai Penyair Terbaik lomba cipta puisi nasional nasional di Jember 2019.

  12. Sebagai Peserta lomba cipta puisi nasional di Jember 2019.

  13. Sebagai Peserta lomba cipta puisi di Taipei 2019.

  14. Sebagai Peserta lomba cipta puisi di Purworejo 2019.

  15. Sebagai Peserta lomba cipta puisi nasional di Tasikmalaya 2020.

  16. Sebagai 600 Peserta Terbaik lomba cipta puisi nasional di Tasikmalaya 2021.

  17. Sebagai Penulis Terpilih lomba cipta puisi nasional di Jember 2021.

  18. Sebaga Penulis Terbaik lomba cipta puisi nasional di Tasikmalaya 2022.

  19. Sebagai Penulis Terpilih lomba cipta puisi tingkat nasional di Gresik 2022.


Ia pun pernah diwawancarai dan menjadi sebuah topik berita di Radar Cirebon, Cirebon Raya, Cirebon Berita, Media Cirebon, Ciayumajakuning, Surat Kabar Umum Koran & Media Online Cirebon, Klik Jabar, Jabar Daily, Berita Jabar Net, Klik Ciayumajakuning, Metro Jabar, Pasundan Ekspres, Dialog Cirebon, iNews Cirebon, Sinar Pagi News, Sigodang Pos, Pronusantara, Pratama Media News, Media Universitas Mataram, Tribun Cirebon, Negeri Kertas, About Cirebon, Faktanya Indonesiaku, Cirebon Trending, menjadi seorang penulis yang berhasil menerbitkan 5 buah buku dalam 1 tahun di tahun 2020.

Instagram: @goday311002


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com