Puisi Jauza Imani - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

1 Mar 2022

Puisi Jauza Imani

 

MENANTI JAWABAN LUKA HINGGA MENEKUR

Puisi JAUZA IMANI

 

Kepada luka masihkah kau menganga? 

Membiarkan debu-debu dan kotoran mengusik gelisahmu yang kian dalam

Sayatan terasa pedih bertabur butiran pasir seperti bunga-bunga kematian di atas pusara 

 

Kepada kecewa akankah kau melupakan gembira? 

Saat bocah berlarian dengan mata bulat memanggil tanpa suara rindukan dekapan ibu 

Kaki-kaki kecil menari dalam irama sunyi hanya kau yang mendengar suara-suara peradaban   

 

Kepada hasrat lupakah kau jalan menuju langit? 

Kau lukis sejak matahari menanam harap hingga bulan memetik mimpi yang tak pernah usai

Sebab pelangi tak berjanji selalu datang hingga hujan bersepakat pada keindahan

 

Kepada damai ingatkah kau kepada sebaris janji? 

Kini tengah kau wujudkan dalam lembaran-lembaran hitam tanpa tanda tangan

Mengusir gaduh pada deru metropolitan yang penghuninya lupa jalan pulang

 

Kepada perang bisakah kau melawan tanpa senjata?

Bisukan dentum meriam berlompatan di awan bersama amarah yang merah

Lumpuhkan kuasa yang dipinjam dari keserakahan dan melupakan pemilik kehidupan

 

Kepada MU 

Cukuplah aku menekur

Kau memberi jawab sebelum tanya 

Nyata terekam di alam kubur

 

Bandarlampung, Maret 2022

 

 

 

 

Jauza Imani, bernama asli Nurhikmah Imani. Lahir dan tinggal di Bandarlampung, seorang ibu dari dua anak laki-laki. Tulisannya tergabung dalam beberapa antologi bersama baik cerpen maupun puisi sejak tahun 2016. Buku puisi tunggal pertama, Hujan Kau Selalu Begitu, terbit Maret 2017. Buku puisi terbaru kolaborasi dengan penyair Kurnia Effendi, Piknikita (Juli 2021), dan buku cerita anak Cerita Pertama Untuk Rara (September 2021).

 

Kini aktif di Dewan Kesenian Lampung, tergabung dalam Penyair Perempuan Indonesia, Komunitas Nulis Aja Dulu, Dapur Sastra Jakarta, Hari Puisi Indonesia, serta beberapa komunitas sastra lainnya. 

 

Penulis dapat dihubungi melalui email nurhikmah.imani126@gmail.com akun IG @noenkyarane, Facebook Jauza Imani dan telepon/WA 08111222126.


 

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com