Puisi Alif Raung Firdaus - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

1 Mar 2022

Puisi Alif Raung Firdaus

 

Di Coban: Pada Suatu Hari

 

Air berlompatan dari udara

Menyergap tubuh kita: seperti 

Masa lalu yang dingin

Menyeruak di kepala

masing-masing

Pucat matahari lungsur

Di dedaunan. Angin melambai pelan

Mengelus kegamangan kita

Yang terpendam dalam diam

 

Di sepanjang sungai ini

Kita hanya pewarah bagi hari esok

Dan bagi orang-orang yang berduyun

Menziarahi pahit nasib cintanya

 

Maka basuhlah lukamu di situ

Biarkan yang murung 

Terlarung dalam riaknya

Yang pergi sebagai kesedihan

Akan berlalu sebagai kenangan

Yang tumbang akan kembali tumbuh

Mengembang dan bermekaran

Lalu berjalanlah pulang

Sembari mempercayakan nasib

Pada entah kita berdua

Atau entah bagaimana baiknya

 

Pucat matahari mulai lesap

Di dedaunan. Angin melambai pelan

Mengelus kecamuk di kepala kita

Yang terpendam semakin dalam

 

Setelah ini, apakah kita 

Sama-sama menemukan alamat pulang?

 

Malang, 12 Oktober 2021

 

Alif Raung Firdaus, penyair yang tinggal di Bondowoso, Jawa Timur. Saat ini sedang menekuni dunia kepenulisan dan pertunjukan. 

No. Wa: 082323884859. Fb: Alif Raung Firdaus

 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com