005

header ads

Puisi Safarida

 Menatang Senyummu, Mak

Oleh: Safarida


Mak, Segoni padi yang kudukung ini, bukan balas budi atas darah rahimmu

Butirnya saja tak mampu kubilang, lebih lagi peluhmu menggenangi 33 tahun hidupku


Tiga pon gula yang kujinjing ini, tak semanis madu kehidupan yang kau sisipkan di relung hatiku, Mak

Meski kadang pahit saja yang kutuang di pangkuanmu


Sabun pembasuh duka, odol dan sikat pengikis taik gigi

Minyak goreng yang sedang naik daun mampu menggosongkan telur-telur kebencian

Berkumpul dalam kantong awal bulan yang dirimu tunggu di depan pintu


Segala asa kau sambut dengan doa yang menggoyangkan langit

Lapang hatiku menatang senyummu, Mak


Perawang, 31 Januari 2022



Safarida, lahir di Rasausati 33 tahun yang lalu. Seorang guru SD di Pemerintahan Kabupaten Siak. Karyanya pernah dimuat di riausastra.com, tirastimes.com, buletinkapass.com, dan pahatansastra. Buku tunggalnya berjudul "Layar Jingga" dan karyanya juga hadir pada beberapa buku antologi puisi. Juara 1 lomba cipta puisi di Asqa Imagination School (AIS) pada tahun 2021 dan harapan 1 pada Anugerah Competer Indonesia tahun 2022. Sekarang ia aktif belajar puisi di Asqa Imagination School (AIS) dan tunak di grup Competer Indonesia. Kenalan lebih jauh dengannya melalu WA: 085278651864, FB: Safarida Dapin, IG: @safaridadapin.


Posting Komentar

0 Komentar