Puisi Nuril Musyrifah - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

27 Feb 2022

Puisi Nuril Musyrifah

 ELEGI DI MALIOBORO


Aku menunggumu disini

Dalam setiap nafas alunan gitar pengamen jalanan

Nyanyikan tembang usang sang petualang

Kala senja dipinggir jalan Malioboro


Mendesah manja para pedagang jajakan barang

Lalu lalang para pelancong

Para pengemis menadah tangan

Di jantung Malioboro


Berbisik lirih sais pedati

Letih menghitung laba

Peluh sang kuda beranjak pulang

Dari jalan Malioboro


Aku menunggumu disini

Bersama kita bermain senja

Membelai wajahmu dibalik awan

Yang mulai tertutup malam


Aku menunggumu disini

Menanti sang penyair menyambut malam

Memantra elegi

Dibawah terang lampu trotoar Malioboro


Dan aku hanya menunggu,menanti senja kembali menemani rindu yang tak bertepi.


27/02/2022.


Nuril Musyrifah

Penulis kelahiran di Kota Pamekasan,pada tanggal 24 Februari 2004, merupakan mahasiswa aktif di kampus STKIP PGRI Sumenep.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com