Puisi Dwi Yulianti - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

28 Feb 2022

Puisi Dwi Yulianti

 Sukma Memanggil

Perjalanan ini kini terasa berat

Satu persatu rintik hujan datang

Badai pun menghujam bergantian

Seakan tak lelah menerpa Sukma

Pijakan ini mulai goyah


Perlahan kudengarkan sukma memanggil

Meminta Sang Khalik memberikan secercah cahaya

Agar sukma tak kehilangan arah

Berjalan pada garis nadir 

Menuju takdir yang sudah tertulis


Terdiam, dalam naungan temaram 

Mencoba menyimak kata demi kata

Memahami hingga akhirnya mengerti

Suara itu kini merasuki raga

Mengalir hingga ke nadi


Cahaya itu kini semakin jelas

Menunjukkan jalan lurus

Menuju sebuah makna hidup

Menginspirasi dan memotivasi

Bangkit mengikuti panggilan sukma



28 Februari 2022

Dwi Yulianti

Menulis kini dilakukan disela-sela mengajar. Bersama suami, dua putra, dan satu putera menjalani kehidupan dalam kesederhanaan. "Kisah Serdadu-Serdadu Kecil" dan "Dasawarsa Pelangi Kehidupan" adalah dua buku solo yang diterbitkan tahun 2020 dan 2021. Sebuah buku kumpulan puisi "Goresan Pena Tiga Generasi" diterbitkan tahun 2021. Tujuh buku antologi menjadi bagian karya yang tercipta.


Kota Depok, Jawa Barat

WA: 081310276388

FB: Dwi Yulianti



 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com