005

header ads

Puisi: SESAJEN


SESAJEN 

kuletakkan di atas batu
pada saat matahari masih beku
sebelum suara ayam jantan
membangunkan kicau hutan

ketika pagi
sesajen ini kupersembahkan
kepada sang pemilik subuh
sebelum roda hari kukayuh

ketika siang
sesajen ini kupersembahkan
kepada sang pemilik dzuhur
yang masih memberiku umur

ketika sore
sesajen ini kupersembahkan
kepada sang pemilik ashar
yang menghalau segala sukar

ketika petang
sesajen ini kupersembahkan
kepada sang pemilik magrib
yang menguasai perkara gaib

ketika malam
sesajen ini kupersembahkan
kepada sang pemilik isya
yang maha mendengar doa

sesajenku
bukan yang menyebabkan gerhana
bukan pula yang meletuskan gunung
sesajenku hanya sebuah cara
bersyukur kepada sang maha agung
yang tak butuh disanjung. 

hamba yang lemah tak berdaya
berupaya segala apa yang bisa
bila sesajen ditendang siapa
maka darah urusannya. 

2022
wali dha tanjung / fileski



Posting Komentar

0 Komentar