Puisi Rini Kihiur - negerikertas.com

.

(Mulai 1 Agustus 2021 setiap Cerpen yang dimuat di negerikertas.com mendapat honor Rp 100.000)

Puisi Rini Kihiur


Kata-kata Terlalu Beku 

Baru sedetik merangkai pisah
kunyanyikan lagu masa lalu
membangun tembok tinggi
biar tak mampu kau panjat dan kembali. 

Sesungguhnya 

Waktu kita sudah lama bisu 
buku kosakata tersimpan penuh debu 
kupu-kupu di sampul muka pergi jauh menenun kepompong 
tak ada tersisa kata menguntai bait 
serupa pena mengubah wujud gurun tandus.

Baru sesaat bayangamu telah lesap 
mengelun tinggi bergumul awan 
tiada kutabur garam mengundang hujan
meminta kau pulang dalam wujud gerimis.

Sebenarnya 

Berjuta upaya bakar unggun hangatkan perbincangan telah kita nyalakan 
namun setumpuk kayu teramat basah 
begitulah kata-kata tiada mampu dinyalakan pada sepercik api 
hanya mencipta asap pedih di mata dan mengapung makin jauh meninggalkan rangkaian yang menanti 
sungguh kata-kata terlalu beku digubah lagu

Subang, 24042021

.