Puisi Rini Kihiur - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

25 Apr 2021

Puisi Rini Kihiur


Kata-kata Terlalu Beku 

Baru sedetik merangkai pisah
kunyanyikan lagu masa lalu
membangun tembok tinggi
biar tak mampu kau panjat dan kembali. 

Sesungguhnya 

Waktu kita sudah lama bisu 
buku kosakata tersimpan penuh debu 
kupu-kupu di sampul muka pergi jauh menenun kepompong 
tak ada tersisa kata menguntai bait 
serupa pena mengubah wujud gurun tandus.

Baru sesaat bayangamu telah lesap 
mengelun tinggi bergumul awan 
tiada kutabur garam mengundang hujan
meminta kau pulang dalam wujud gerimis.

Sebenarnya 

Berjuta upaya bakar unggun hangatkan perbincangan telah kita nyalakan 
namun setumpuk kayu teramat basah 
begitulah kata-kata tiada mampu dinyalakan pada sepercik api 
hanya mencipta asap pedih di mata dan mengapung makin jauh meninggalkan rangkaian yang menanti 
sungguh kata-kata terlalu beku digubah lagu

Subang, 24042021

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com