Puisi Lana Husna Faradisa - negerikertas.com

.

(Mulai 1 Agustus 2021 setiap Cerpen yang dimuat di negerikertas.com mendapat honor Rp 100.000)

Puisi Lana Husna Faradisa

 Oleh: Lana Husna Faradisa


Bangkit


Hujan turun dengan tenang
Terus menerus tanpa halangan
Payung masih dalam genggam
Ku berdiri tanpa angan


Angin dingin berhembus
Payung kulepas
Aku merasa panas
Namun hujan membuatku bernafas

Kutatap langit dengan mata terpejam
Rasa panas berangsur memudar
Aku berjalan tanpa arah
Hanya asal kaki melangkah

Hujan berhenti
Muncul pelangi
Aku pun tersenyum
Aku telah menemukan kunci


Manusia


Sebuah kata terucap
Rasa takut menyeruak
Berteriak dalam gelap
Tidak!
Gelisah mencuat
Terus terngiang

Maaf
Ucap pengucap
Takut pun berucap
Jalan ada ditanganmu
Pengucap gelisah
Takut pun mengucap maaf

Berputar dan berputar
Sadar rasa khawatir
Kehilangan juga akhir
Sekali lagi hanya khawatir
Apalah daya
Dasar manusia


Diam

Dalam hati gelap

Rasa suka merayap

Kumpulan teka teki labirin tak terjawab

Apa siapa mengapa menguap


Takut

Alasan kuat borgol menetap

Bersama mata yang terus menatap


Dalam hati tersirat kata

Tahukah kau

Terkadang, semakin dalam cinta

Semakin ingin kau bersembunyi darinya


Cinta

Walau seteguk namun berbahaya

Melumpuhkan segala indra

Semua terbang indah dalam khayal

Memunculkan tanya

Apa aku telah buta?







Biodata Singkat

Nama: Lana Husna Faradisa

Alamat: Desa Curug Kec. Tegowanu Kab. Grobogan Jawa Tengah

Nomor kontak: +62 852-2978-6339 (WA) 

Akun media social:

  • Instragram: adisafara_1

  • Facebook: Faradisa Faihaq







.