Puisi Reza Ramadhan - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

2 Nov 2020

Puisi Reza Ramadhan

 MENJEMPUT MAUT 1


Genap satu dasawarsa kita disini

di surau tua, kita duduk berdua saja

dengan mukenah dan peci yang sudah luntur benangnya dan kusut warnanya.


Dik. Kau berdoa dengan batuk mu

aku berdzikir dalam jantungmu.


Hingga habis umurmu

dan aku menjelma debu-debu

pada kuburmu.


DENPASAR

15 Mei 2020




MENJEMPUT MAUT 2


Pelukis Bali itu, sedang melukis pohon

kamboja dengan air matanya sendiri

Belum sempat dia mewarnai daun

bunga sudah gugur terlebih dulu.


Sebenarnya pelukis itu sudah pernah melukis kematiannya sendiri, detik pada detak jantungnya sudah berhamburan menjelma pewarna.


Benar...

dia melukis pada kain kafannya sendiri.


DENPASAR

5 Mei 2020










INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com