Puisi Muhammad Alfariezie - negerikertas.com

.

Puisi Muhammad Alfariezie

 Puisi-puisi Muhammad Alfariezie 



Pangeran 


Seperti badai

Jika usai 

Ribuan yang terkulai

Tapi sebagaimana rusia

Kemenangan ini jangan sampai sia-sia


Laksana titian laut lepas

Membangun keringat memang terkuras

Namun anginku adalah kamu

Sungguh tak mungkin jika kujemu


Sampai air menjelma debu 

Mereka yang berwajah seribu 

Yang kerap merampas tebu dan gandum

Pasti bak Namrud kehilangan imperium,

Seperti buaya-buaya yang dikelabui kancil, 

Bak gajah yang telinganya digelitik hewan kecil— kecuali

Mereka kembali seperti beburung hingga nihil yang terkucil


Kekasihku, melihatmu memberi anak-anak madu murni 

Tiada maaf  bagi penusuk seni

Mau jatuh tersungkur, atau tersandung

Biarlah pertolongannya dari api—ya bantuan api yang membumbung


Sungguh, engkau menangis maka perasaanku teriris

Karena mereka orang tua kehilangan belibis dan bocah-bocah pecah pelipis

Maka usai bangunan pokok rampung

Aku berjanji mendirikan hutan bakau dan jembatan gantung


2020


.