Puisi Debu HENDRIANTO - negerikertas.com

INFO ATAS

Lomba Cipta Puisi | DEADLINE 20 Februari 2023 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Jaringan Penulis Pembaca Sastra dan Budaya

Pimpinan Redaksi: Fileski | nkertas@gmail.com

2 Nov 2020

Puisi Debu HENDRIANTO

 Debu

HENDRIANTO


Senandungmu membangkitkan amarahku 

Setiap hari menggelegar di telinga

Kuingin marah melampiaskan, tapi... tak ada daya di sini

siapa diri ini, hanya debu di atas abu


Oh, suara nyanyian sang penguasa 

merdu dan elok didengar oleh sang penista


Kapan, kapan, entah sampai kapan

Hati berteriak menjerit, tetepi mulut terkunci melilit

Fitnah bertaburan, diiringi manis pujian

Cibiran berperan, cacian mematikan angan

Pangkat berkuasa karena dusta merajalela


Dimanakah kau sayang 

Di manakah kau yang kurindu

lihat dan dengarlah tangis kehilangan dariku

Aku rindu keadilan yang sudah lama lenyap ditelan sang penipu.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com