SEDEKAH BUKU

Negerikertas.com menyalurkan bantuan SEDEKAH BUKU untuk taman baca di berbagai pelosok daerah yang kekurangan buku bacaan. Kirimkan buku ke alamat: Fileski 085731803357 | Jl Koperasi A08 | Banjarejo | Kec.Taman | Kota Madiun. Bisa juga berupa uang ke rek BCA 1771531313 a/n Walidha. Madiun

Ramadhan Satukan Penyair Jawa-Bali-NTT



Sejumlah penyair dan penikmat puisi larut dalam Tadarus Sastra, sebuah acara pembacaan puisi di bulan Ramadhan yang berlangsung di Kedai Kreasi, Jalan Ketintang Baru Selatan 60 Surabaya, Selasa (14/6/2016). Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB itu menyatukan penyair dari tiga pulau di Indonesia, yakni Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebuah momen yang langka, mengingat jarang terjadi acara serupa di Surabaya.

Acara dibuka oleh penampilan Fileski, membawakan musikalisasi puisi. Kemudian dilanjutkan pembacaan puisi oleh Fariz, selain suka menulis puisi ia juga seorang musisi beat box asal Surabaya. Para penyair perempuan dari Surabaya tak ketinggalan untuk tampil. Ada Denting Kemuning, Sol Amrida, Ayu K Sandy, Rizka Amalia, dan Eva Putri Salamah yang turut membacakan puisinya. Ada Wina Bojonegoro dan Heti Palestina Yunani yang duet membacakan nukilan cerpen.

Tamu istimewa dari pulau dewata, yakni April Artison, menampilkan monolog puisi bernuansa magis yang dikolaborasikan dengan kidung khas dari Bali. Puisi milik Sahadewa (penyair asal Bali) yang dibacakan April berhasil memukau para penonton hingga mendapat tepuk tangan meriah. Tak kalah seru, ada pembacaan puisi yang menggelegar dengan menggunakan bahasa lokal dari penyair asal NTT, Lani Koroh.  Di akhir acara, dua perempuan yang sama-sama berasal dari dunia teater tersebut menutup acara dengan indah, yakni berkolaborasi membacakan sebuah puisi secara bergantian.

Penggagas acara Tadarus Sastra yang merupakan penyair muda di Jawa Timur, Fileski, bekerjasama dengan owner Kedai Kreasi, Wina Bojonegoro. “Saya senang acara Tadarus Sastra ini berhasil digelar. Momentum ini semakin mematangkan khasanah keimanan kita dengan menyimak dan mengekspresikan puisi-puisi religi sebagai wujud bagian dari syiar Islam. Kegiatan ini juga semakin memperkuat tali silaturahmi antar penulis se-Nusantara, menjadikan Surabaya sebagai persinggahan dan poros literasi Nusantara.” tutur Fileski di Kedai Kreasi malam itu.









Share on Google Plus

About Fileski Channel