005

header ads

Pelangi Tanah Kelahiran: Gimien Art


 


:Gimien Artekjursi



PELANGI TANAH KELAHIRAN

(catatan untuk seorang perantau)


setelah menyebrang dari satu gerimis ke gerimis lain

akhirnya ia ciptakan pelangi sendiri dalam mimpinya

meniti cahaya matahari 

ia sebar warna-warna ke seluruh sudut tempatnya tinggal

menatap tak percaya ia berseru:

"ini kampung halamanku," suaranya penuh rindu

didekapnya tiap tiupan udara di sela pori-pori

walau tak ada bau tetes darah plasenta tapi ia berkata yakin:

"ini tanah tumpah darahku," bisiknya berusaha menepis  perih di batin


sudah terlalu lama tak ia lihat warna-warna pelangi

bahkan ia hampir lupa dengan warna-warna

selain hitam dan putih yang senantiasa melekat di matanya

warna merah hijau kuning

yang bertebaran di masa lalu

telah lama menghilang sejak ia meninggalkan tempatnya berdiam

setelah menyebrang dari satu gerimis ke gerimis yang lain 

di tengah gerimis yang tipis pun ia bisa melihat lagi warna merah hijau atau kuning

tak hanya hitam putih



kini ia kemas pelangi itu dalam dirinya

dibawanya kemanapun pergi

agar selalu ingat warna-warna

yang menghias tanah kelahirannya

agar kelak tetap merasa di tempatnya lahir

meski di manapun harus berkubur


Kumendung,  April 2023






GIMIEN ARTEKJURSI, lahir 03 Agustus l963.  Tinggal di desa Kumendung, Muncar, Banyuwangi. Puisinya dimuat di media cetak dan online di Indonesia. Dan beberapa antologi bersama


WA: 085333554684

FB: Gimien Artekjursi.

FB: #gartpoeisi 

      #gartpoeisi23


Posting Komentar

0 Komentar