005

header ads

Puisi: TembaKau

 


Kita tidak pernah tahu

Kapan hidup akan menjadi guru

Bisa Senin atau Rabu

Tetapi libur, dan Minggu 

Adalah hantu penunggu

Saat kering dan dompet mulai layu


Harga rokok kian sendu

tapi dia adalah batang-batang perayu

Tidak mau tidak pasti mau

Sekarang harga tembakau mulai laju

rokoknya puluhan ribu

Petani merasa senang dengan 

Uangnya sendiri sebagai saku


Roko telah jadi guru

Dibutuhkan dan di buru

Para pebisnis tak ragu-ragu

Bikin rokok tanpa cukai

Dengan nama bermacam-macam

Sayangnya pabrik besar 

Tak pernah terancam


Para petani pilih rokok mahal

Uang hasil tani habis sebentar

Rokok jadi guru, perlu kiranya ditiru.

Rokok ilegal bikin bulu hidung

Panjang-panjang

Kotoran hidung pun menggumpal.

Belajar apa kita hari ini?


Supriyadi/ Supriyadi Afandi adalah seorang guru.

Surel: yadis4807@gmail.com

WA: 082330716167




Posting Komentar

0 Komentar