Puisi MENJELMA RINDU Karya : Kang Thohir - negerikertas.com

INFO ATAS

Lomba Cipta Puisi | DEADLINE 20 Februari 2023 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Jaringan Penulis dan Pembaca

Website Sastra dan Seni Budaya yang Terpercaya sejak 2015

29 Nov 2022

Puisi MENJELMA RINDU Karya : Kang Thohir

 MENJELMA RINDU

Karya : Kang Thohir


Niskala waktu menjelma rindu

Ia seakan bersembunyi di balik pintu

Dari pagar-pagar semu 

Walau kadang ia nampak dan berlalu


Brebes, 30 September 2022




SABDA ASMARA

Karya : Kang Thohir


Atma bertuai mesra setiap aksara

Memberi dekapan rindu dan cinta

Bertamasya pada relung dada

Menggetarkan jiwa semangat asa


Menuju jalan cinta pertama

Sekelebat angin malam menyapa

Di antara bintang dan purnama

Menambah harmonisnya cinta


Pada malam bersinar terang 

Bersama bintang-bintang

Aku menyapa wajahmu terbayang 

Seperti angan dan impian ingin bisa terbang


Mengitari angkasa di langit cinta

Menebarkan pesona bertaut masa

Bersemi walau kadang jauh di mata

Pusatkan hati pusatkan jiwa


Kini bagaskara telah menghampiri

Menerangi bumi

Tatkala pagi 

Berkumpul para kupu-kupu siap menemani 


Asmara semakin mendamba

Sekedar informasi lewat kata

Namun rasa akan terus ada

Laksana bulan dan bumi selalu menyapa


Walau pisah jarak dan waktu tak jadi penghalang

Karena semangat kian membuncah

Siap menjadi penantang

Tak gentar meski kadang payah


Pucat lusut pusing merajut

Menatap lunglai menepi 

Secangkir kopi kapal api

Menjadi teman sejati meski bertaut 


Meracik bumbu halus rasa

Kupadukan bersama asa

Menambah tenaga

Menunggu hadirmu kupuja


Meniti melatih hati mencari

Siapakah dirimu wahai bidadari

Di antara paras dan matamu ini

Menumbuhkan rasa ingin memiliki


Oh dia adalah putri permata hati

Selalu kuingat di setiap hari

Sampai di alam mimpi

Oh dia adalah Arini Putri 


Sabda-sabda asmara telah bergejolak

Menatap wajahmu yang elok

Mendamba harapan 'tuk bersama

Meskipun harus memperjuangkan cinta


Aku akan menari ketika kau menerima

Sebagai teman hidupmu 

Akan kupersembahkan emas mutiara

Di atas mahar pernikahan kita


Dan kita akan hidup bersama

Menjalin hubungan penuh bahagia

Mengukir cinta

Sampai akhir masa


Brebes, 11 November 2022





HUJAN RINTIK MENGHUJAM

Karya : Kang Thohir


Bunyi hujan rintik menghujam

Berbalik hati menggeliat malam

Pada paragraf setiap aksara

Berkecamuk serpihan kian mendera


Brebes, 11 November 2022





Bionarasi :

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com