Hilangnya Sebuah Diksi | Puisi : Fiana Winata - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

7 Sep 2022

Hilangnya Sebuah Diksi | Puisi : Fiana Winata

 Hilangnya Sebuah Diksi

Oleh: Fiana Winata


Memilih diksi sulit untuk kulakukan saat ini

Entah apa diksi yang tepat untuk menggambarkan lara ini

Haruskah aku sembunyi dan mematahkan sunyi

Mendadak sulit berkompromi

Rembulan tak lagi tersenyum cahayanya redup sekali

Mentari bersembunyi dan enggan menatap lagi

Mungkin diksi ini perlahan berlari

Meninggalkan lara agar tak lagi diratapi

Bukittinggi, 7 September 2022

















ERIK KEHI

Oleh: Fiana Winata


Edukasinya membersamai anak negeri

Rangkaian kisahnya mulai kuselami dengan pasti

Inilah perjalanan yang harus kusyukuri

Kepastian merangkai kisah dalam perbedaan nan indah


Keyakinan melanjutkan takdir adalah pilihan diri ini

Entah akan berakhir bagaimana kisah ini

Hidup selalu menawarkan pilihan agar mandiri

Ingat waktu tak pernah salah menitipkan rasa dalam hati

Bukittinggi, 7 September 2022















MAUMERE BUKITTINGGI

Oleh: Fiana Winata


Mencoba merangkai diski dalam perbedaan duniawi

Asanya tak pernah berhenti

Untaian doa saling membersamai dengan pasti 

Melangitkan cinta dan menyerahkan pada yang Mahatinggi

Episode rindu sedang diselami

Romansanya mengalunkan simfoni dua hati

Esok adalah harapan untuk saling menyemangati


Bukan tak mampu hanya rasa ini enggan memburu

Untaian diksi tak mampu menggambarkan bagaimana cinta yang membiru

Kopi yang kuseduh tak lagi semanis saat itu

Ilusi mendadak hadir menggoyahkan rasa yang ragu

Tinggi dan sulit untuk kudaki tapi hati selalu menderu

Tertanam asa yang melangit tinggi pada rasa yang haru

Indah dalam bahtera adalah cita-citaku

Nayanikamu membersamai di malam yang syahdu

Geloranya menghapuskan laraku

Getarannya kuceritakan pada Tuhanku

Ingin segera berlabuh dengan kuasa cinta meminta restu

Bukittinggi, 7 September 2022




 

Fiana Winata. Wanita kelahiran Cirebon, Jawa Barat saat ini berdomisili di Bukittinggi. Kegiatan hari ini sebagai pendidik di SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi. Menulis lima buku tunggal puisi dan empat belas antologi. Beberapa tulisan sudah dimuat di surat kabar dan media online. Silakan sapa penulis ig.ofie_gw atau fb.Fiana Winata


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com