Puisi Sulistyo - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

29 Mar 2022

Puisi Sulistyo

 

BULAN SABIT INI (SEHARUSNYA) UNTUKMU 

 

Ini malam keseratus kali aku menemuimu 

keseratus kali juga kau tak menemuiku

Seandainya kau tahu apa yang kugenggam di tangan kananku 

pasti kau akan meloncat kegirangan dan menciumiku seratus kali tanpa henti 

Bulan sabit yang kelelahan menggelantung di langit malam 

terjatuh di rerumputan

kuambil lalu kebersihkan dan kuberi pita warna jingga 

Ya, bulan sabit yang seratus hari lalu ingin kau miliki untuk penghias bando di rambutmu, sekarang ada digenggamanku 

 

Mulya Asri, 29 Maret 2022

 

Sulistyo 

Lahir dan besar di Kudus. Puisi-puisinya terkumpul dalam buku antologi tunggal Episode Bulan, Aku Ingin Kembali Menulis Puisi, Sajak Pendek Untuk Tuhan, Jejak, Suatu Ketika, dan Masih Ada Hujan di Pagi Bulan Juni. Berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ).




 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com