Puisi Benediktus D. Ndun - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

19 Feb 2022

Puisi Benediktus D. Ndun

 PILATUS


Pada ruang sidang yang korup, Pilatus berdiri, memainkan intrik
Dengan s'gala daya dan kuasa, dilarutkan dusta ke dalam kata-kata
Menyesatkan menuju suatu pengakuan yang tak masuk akal sebab
Dusta adalah hukum paling mustajab.

Rakyat yang hadir sedang menatap-Nya penuh harap
S'moga Ia dijatuhi hukuman yang sepadan dengan perbuatan-Nya.
Ia tahu iman mereka tak ada, sebab mengikuti-Nya sama dengan
Sesat yang paling purba
Yang tak sejalan dengan kepercayaan nenek moyang mereka.

Pilatus memandang-Nya tajam
Sembari menabur senyum licik
Yang akan menjebak-Nya dengan
Pertanyaan angkuh

"Jawablah bahwa Engkau bukan seorang raja
Sebab aku dapat membebaskan
Dan memberikan keselamatan kepada
Yang bersalah."

Dosa di tubuh Pilatus.
Menguap dalam teriakan orang-orang Yahudi.

Dari ruang sidang Pilatus, aku paham
Iman yang kokoh adalah wejangan yang Engkau pesankan
Sebagai doa yang harus terus diaminkan dalam laku dan tapa
Yang gemuk dan utuh.

Oenopu, 2022

Benediktus D. Ndun, lahir di Kefamenanu,31 Juli 1997. Sekarang ia tinggal di Oenopu, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara. Satu-satunya akun sosial media yang ia miliki adalah WA/HP: 081246851753.

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com