Puisi : Abd. Wakid Abdani - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

27 Feb 2022

Puisi : Abd. Wakid Abdani

 Ode untuk ayah dan ibu

: Abd. Wakid Abdani 

....

Semenjak kau menanamku dengan bismillah

Dilepas  penuh bebas ke rahim ibu 

Berpacu dengan waktu

Berlayar mengarungi nasib 

Berkat doamu aku selamat 

Mengeram penuh khidmat 


Tepat dihadapan sunyi

Ibu mengantarku keperbatasan

Memperkenalkan nama-nama

Dan sekelumit peristiwa 

Bahwa dibalik mekar mawar

Ada duri yang menyimpan nyeri


Sementara untuk menjelma purnama

Ayah mengajariku cara menunggu malam

Dan melarang  membenci siang

Baginya semua akan indah 

Jika ditapaki penuh tabah



Kepada kalian yang sumber kebohongan lahir 

Berkembang biak menjelma cinta 

Aku kabarkan pada mereka yang diam-diam

Menaruh malu  memfatwakan tulus

Aku bersumpah demi waktu pagi

Yang padanya Tuhan tabur kebaikan

Bahwa tiada damai kecuali pelukan kalian


Yogyakarta, 27, februari, 2022



Bionarasi : abd. Wakid abdani adalah lelaki berdarah Madura yang mana sekarang telah memutuskan  untuk berkelana ke Kota Istimewa yogyakarta, kebiasaannya adalah membaca semesta beserta lukanya, tercatat anggota aktif pegiat seni di Teater es-ka Universitas Islam Negeri Sunan kalijaga. Kalian bisa menjumpainya di Fb (Akid Arbun), Ig (K.id_99) no WA (087051277085).


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com