Puisi : Mugi Muryadi - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

27 Feb 2022

Puisi : Mugi Muryadi

 Air Mengeja Sungai


aku yang bertamu pada waktu


untuk menulis puisi masa depan


dari hamparan permai masa lalu


tapi, bukan tentang setangkai bunga


juga tidak pada warna kata dan sedu.


 


kurangkai daun-daun kesadaran


ranting-ranting dan pohon kenangan


serta akar-akar yang menjadikan.


 


dan kesadaran itu mengurai usia lunglai


yang mengalir seperti air mengeja sungai


membalik-balik catatan perjalanan yang belum usai


pada waktu dan cahaya yang begitu cepat selesai.


 


sekarang aku datang kembali


mengetuk pintu kenangan


ingin mengabarkan makna pergi


yang sekian puluh musim telah dilewatkan.


 


namun, serupa angin menghembus awan


di balik bukit ingatan


pada hijau, tebing, batu-batu, dengan hujan


yang telah mengasuhku dengan ketakziman


mengajak pulang segala harapan.


 


lalu yang datang menemu hanya satu


: mengurai rindu menjelang senja di kotamu


  sebenarnya hanya soal menunggu


  tanda baca berikutnya yang akan hadir di depanku.


                                                                          02/02/2022


 


Mugi Muryadi, tinggal di Bandung, Jawa Barat. Tulisannya dipublikasikan via koran, majalah, buku, dan medsos lainnya. Nomor WA: 085624824024. FB: Perwira Kenari



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com