SEDEKAH BUKU

Negerikertas.com menyalurkan bantuan SEDEKAH BUKU untuk taman baca di berbagai pelosok daerah yang kekurangan buku bacaan. Kirimkan buku ke alamat: Fileski 085731803357 | Jl Koperasi A08 | Banjarejo | Kec.Taman | Kota Madiun. Bisa juga berupa uang ke rek BCA 1771531313 a/n Walidha. Madiun

Bagaimana Peranan Agama Dan Ilmu Pengetahuan Dalam Membentuk Karakter ? Oleh: Bad’ul hilmi ar



Bagaimana Peranan Agama Dan Ilmu Pengetahuan Dalam Membentuk Karakter ?
Oleh: Bad’ul hilmi ar
Pembentukan karakter merupakan ciri bagi seseorang dalam menerapkan tingkah laku,berfikir,dan bersikap, oleh karena itu manusia tidak akan bisa hidup tanpa bersosialisasi dengan manusia lain hubungan satu sama lain ini terus berlanjut dengan tuntutan jaman yang semakin maju, dalam bersosialisasi seseorang terkadang tidak menggunakan norma dan kaidah moral yang berlaku, bersikap ekstrim,radikal,tanpa menggunakan akhlak yang baik, akibatnya banyak di kalangan masyarakat pelanggaran yang terjadi seperti pemakaian narkoba,pelecehan seksual,kelompok pemuda yang terjun kepada pergaulan bebas dan akhirnya terjerumus kepada kasus kriminal,dan masih banyak contoh yang kita dapati di masyarakat luas.Semakin tidak terkendalinya moral dan sikap akhlak seseorang, dalam hal ini perlu adanya peran agama dan ilmu pengetahuan dalam membentuk karakter moral dalam berfikir,bersikap,dan bertingkah laku.Peranan agama dan ilmu pengetahuan dalam membentuk karakter moral seseorang sangatlah penting karena agama adalah salah satu aspek pedoman hidup, di atur oleh seperangkat hukum yang berlaku untuk membentuk karakter keperibadian seseorang dengan baik dan ilmu pengetahuan sebagai sarana untuk bersikap tentang aspek tingkah laku dalam berfikir yang menjadi tujuannya,dengan peran agama yang menyeluruh  dan berkesinambungan serta memahami kehidupan dengan ilmu pengetahuan sebagai  sarana untuk menjadi seseorang yang mempunyai karakter bermoral di dalam kehidupan peribadi dan bermasyarakat.
Lantas,bagaimana peran agama dalam pembentukan karakter? Untuk bisa mengetahui peran agama islam dalam membentuk keperibadian karakter yang baik dan bermoral, kita harus mengerti apa itu agama islam dan bagaimana  cara untuk bisa berperan dalam membentuk akhlak yang mulia.
Saerozi dalam bukunya Pendidikan Aswaja ke NU an  (2001) memaparkan bahwa agama islam adalah agama yang di turunkan untuk menyempurnakan agama agama terdahulu yang pada intinya memuat ajaran tauhid, sebagai agama penutup dan tidak ada agama lain selain islam yang di ridhoi oleh Allah swt setelah agama terdahulu. Di dalam agama islam telah di atur bagaimana caranya manusia hidup dengan seperangkat aturan yang di wahyukan kepada nabi terakhir Muhammad saw yaitu dengan adanya kitab suci al quran, dalam kitab suci alquran bukan hanya memuat ajaran tauhid,tetapi isinya lebih menyeluruh dalam kehidupan manusia,seperti ilmu fiqih dalam bidang ibadah yang membahas bagaimana manusia menyembah Allah swt dan amalan amalan ibadah lain, seperti dalam bidang mu’amalah yaitu bagaimana manusia bersikap dalam kehidupan sehari hari dengan norma dan aturan yang berlaku seperti berdagang,hutang pihutang,jual beli,sewa menyewa,pinjaman,dan masih banyak yang lain, dalam bidang munakahah yang membahas tentang perkawinan,rumah tangga,talak atau cerai dan lain sebagainya, dan dalam bidang jinayah yang membahas tentang hukum pidana seperti pembunuhan,pencurian,perzinahan dan lain lainnya. Di samping bidang ilmu fiqih ada ilmu akhlak tasawuf, yang mengatur bagaimana hati,fikiran dan cara bersikap yang baik dan bermoral sesuai kaidah dan norma yang berlaku, bidang ini lebih mengajarkan banyak karakter dalam keperibadian yang berhubungan dengan tuhan dan manusia lain.
Dengan tata cara dan nilai nila yang luhur seperti bisa menslaraskan antara kedua pihak yang berselisih dengan berfikir mengambil jalan tengah dan menolak sikap kebebasan bersikap dan menolak sikap kekerasan dengan kekuasaannya, besikap tasamuh memiliki toleransi tinggi terhadap orang lain dan menjaga adanya provokasi dan intimidasi dari beberapa orang yang ingin mencoba memecah belah persatuan, bersikap tawajun artinya mempertimbangkan sebuah kebenaran informasi dengan menempatkan akal pngetahuan,ilmu dan logika untuk memahaminya,dan bersikap amar ma’ruf nahi mungkar artinya menjegah perbuatan  buruk dan selalu ingin berbuat baik, dengan selalu menggunakan sifat tawasut,tasamuh,tawajun.Memperkokoh mental iman kita dengan dzikir,wirid ,mujahadah dan riyadoh kepada Allah swt, seperti bersikap sabar,fakir,raja,tawakal,wara,zuhud,dan akhlak hati seperti mempunyai sifat mahabah,sayuq,unsu,qorb,haya,sakar,wushul dan qonaah.Dan mempunyai sifat akhlak atau karakter bermoral yang berhubungan dengan manusia seperti mempunyai sifat husnudzon,tolong menolong dalam kebaikan,ramah,sopan,santun,lemah lembut,semua itu untuk berhubungan dan menjalin sosialisasi di antara manusia. Bersikap seperti yang di contohkan oleh nabi Muhammad saw,  para sahabatnya, tabi’in,tabi’at dan ulama ulama alim terdahulu.
Jika di uraikan satu persatu mungkin akan terlalu panjang, contoh di atas adalah sedikit dari sebuah realita kepastian ilmu agama,contoh bagaimana peran agama dalam membentuk karakter yang baik dengan pemahaman ilmu agama yang meliputi  tingkah laku,bersikap dan berfikir. Peranan agama sangatlah penting,karena agama bagaikan pengendali dari sebuah mesin untuk bisa berperan dalam membentuk  karakter bagi manusia, agama harus meningkatkan tingkat  pendidikan dan kualitas ilmu dengan pemahaman yang mudah di mengerti  dan di pahami, karena dengan itu manusia akan cepat mengetahui karena ke tidak tahuan seseorang terhadap sikap apa yang harus ia lakukan, sehingga orang itu hanya bisa meniru tanpa mendapat pendidikan dan bimbingan agama, akibatnya seseorang  akan berbuat apa yang ia kehendaki, terbentuklak karakter yang buruk, jadi pada dasarnya pemahaman,pengetahuan,tentang agama sebagai perananan penting untuk membentuk karakter yang beradab dan bermoral serta mengatur dan menjadikan,sebagai pedoman untuk kehidupan pribadi dan bermasyarakat.
Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, manusia bisa bersikap,berfikir cepat untuk mrnentukan tujuannya seperti contoh perkembangan ilmu pengetahuan teknologi akan cepat beradaptasi dengan manusia untuk saling berhubungan dan bersosialisasi membentuk  hubungan harmonis dan bekerja sama untuk kepentingan bersama. Peradaban ilmu pengetahuan mendorong manusia untuk hidup sejahtra dan memiliki keperibadian baik dengan mengembangkan budaya pengetahuan yang baru dan mempelajari budaya pengetahuan yang lama. Dari ilmu pengetahuanlah manusia akan membentuk sebuah karakter tingkah laku yang baik dan beradab dalam menyikapi kehidupan bermasyarakat dengan pengetahuannya, bersosialisasi berfikir maju untuk kehidupan yang lebih baik,dengan ilmu pengetahuan manusia akan terhindar dari sifat bodoh yang dengan berfikir secara tidak logis akan berbuat tindakan kejahatan,pencurian,perampokan,pembunuhan karena itu ilmu pengetahuan sangatlah penting demi menjaga sikap dan berbuat sesuatu yang tidak bermoral karena ke tidak tahuannya dan kebodohannya.Ilmu pengetahuan bisa membangun tatanan keperibadian dalam bermasyarakat,seperti contoh seseorang mempunyai tingkat pengetahuan tentang ekonomi bagaimana dia bisa bekerja sesuai tingkat pengetahuannya dan menjadi orang yang bisa bekerjasama dengan orang lain karena dia mempunyai ilmu pengetahuan yang cukup,tetapi jika seseorang tidak mempunyai ilmu pengetahuan maka seseorang itu  akan bersikap dengan kebodohannya akhirnya seseorang itu akan terjerumus kepada perbuatan kriminal, maka peranan ilmu pengetahuan terhadap pembentukan karakter sangatlah penting demi berkehidupan yang beradab tanpa menodai dengan perbuatan perbuatan buruk.
Hubungan pemahaman agama terhadap ilmu pengetahuan agama sangatlah berhubungan satu sama lain,pemahaman agama bagaimana kita memaknai agama islam dengan baik dan mempraktikannya dalam kehidupan sosial budaya dan bermasyarakat pemahaman agama tanpa adanya ilmu pengetahuan akan tidak seimbang,dalam agama islam di ajarkan bahwa berdo’a dan berikhtiar/berusaha dalam bekerja itu saling berhubungan,berdo’a tanpa ada usaha maka rasio/fikiran kita akan menolak,dan berikhtiar tanpa ada do’a maka jiwa ruhaniyah  iman seseorang akan rusak.pemahaman agama hendaknya di terapkan dalam berkehidupan pribadi dan bermasyarakat serta menempatkan ilmu pengetahuan sebagai sarana untuk bisa bersosialisasi demi terwujudnya tujuan dengan karakter yang bermoral.

Peranan agama dan ilmu pengetahuan sangatlah penting bagi kehidupan,agama berperan penting bagaimana seseorang bisa bersikap,berfikir dengan karakter dan akhlak yang baik,peranan agama sangatlah di utamakan pada sistem pendidikan dan pemahaman karena dengan itu seseorang akan mendapatkan sebuah jalan untuk melangkah dengan baik tanpa bersikap  yang tidak sesuai dengan norma dan kaidah bermoral.berbeda dengan seseorang yang hanya menggunakan agama islam sebagai catatan stempel di kertas surat dan menjadikan identitas untuk meraih popularitas,tanpa di bekali ilmu pemahaman agama pendidikan agama islam,peranan ilmu pengetahuan sangatlah penting karena dengan ilmu pengetahuan seseorang akan lebih berfikir terhadap sesuatu yang ia kerjakan tanpa bersikap kritis dan berpandangan sebelah mata,berbeda dengan seseorang yang tidak mempunyai latar belakang agama yang baik dan ilmu pengetahuan  cendrung seseorang akan bersikap keritis dan berfikir praktis,contoh melakukan tindakan kriminal.



Share on Google Plus

About Fileski Channel