005

header ads

PUISI AKHIR PEKAN : SORE YANG SYAHDU, ESOK KU TAK MENANTI Karya ESTHER DWI MAGFIRAH

SORE YANG SYAHDU

Karya Esther Dwi Magfirah


Menunggu sore hadir

Dalam nuansa merah muda

Mengenang kesan nostalgia

Terlalu indah

Untuk tak sedih


Tapi arti kehadiran

Memberi awan biru

Senantiasa syahdu

Dan tak lagi biru


Mungkin cinta dan kasih

Menggelora dalam kisah yang sama

Tapi mahkota tiara 

Cerita yang berbeda


Tanggal kalender tak hendak berganti

Karena esok tak sama lagi

Cinta bukan cuma kenangan

Tapi kesejatian

Kehadiran yang memberi arti

Terkesan di hati (saja) ?


Sore dalam kenangan, 30 Juli 2023.


ESOK KU TAK MENANTI

Karya Esther Dwi Magfirah


Hari ini

Kuputuskan sudak

Untuk tak menoleh lagi

Cerita lalu tetap akan tersimpan rapi

Dalam hati

Dalam kalbu

Dalam sanubari

Dalam pikiran

Dalam angan

Aha ...

Tak perlu tersenyum kawan

Hidup bukan hanya perjuangan

Tapi butuh pengorbanan

Karena cinta tak cukup

Apalah ...

Air mata tak akan pernah mengakhiri persoalan

Tapi itu tak penting

Tak akan pernah jua

Biarlah yang lalu

Berlalu sudah

Walau sedih tapi bahagia

Karena cinta terlalu indah

Untuk tak dikenang keindahannya

Have a nice day ...


Sore yang syahdu, 30 Juli 2023.

Esther Dwi Magfirah pernah menempuh pendidikan S1 Hukum Unair dan S2 Hukum UGM.

Bekerja di SPNF-SKB Tanah Bumbu dan penulis lepas.

Telah menulis 2 Buku Antologi Puisi Tunggal : CAHAYA ILAHI (2020) dan GERIMIS DI BULAN OKTOBER (2022) serta 15 buku antologi bersama puisi dan cerpen.

WA : 0812 5634 0711




Posting Komentar

0 Komentar