Puisi: Membaca Sajak-Sajakmu | Ian Hasan - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

28 Apr 2022

Puisi: Membaca Sajak-Sajakmu | Ian Hasan

 Membaca Sajak-Sajakmu | Puisi Ian Hasan

: Chairil Anwar


izinkan kubaca sajak-sajakmu

pada bait-bait pertarungan

hidup yang sekali tempuh

dijejali bengal berlarut garam


yang kutahu di pulau sumbang

petarung jalang hidup terbuang

ditendang-jegal lawan kelahi

dibokong belati kawan sendiri

dan sejatinya kata merdeka

sekarang ini, di tanah ini

milik beruk dan musang saja


maka bukan hanya kau yang mati muda

ujung kekalahan yang sedianya kau tunda

senasib wahib, gie, pula kartini

bernisan nyeri di negeri abadi

dan di seratus tahun kelahiranmu

maaf, kami rayakan hari kematianmu


aku terlempar ke jurang malu

remuk serejang ditimpa rasa dungu

demi membaca sajak-sajakmu

seberapa jauh kutahu


Karanganyar, April 2022



Biodata Penulis:

Ian Hasan

Lahir di Ponorogo, saat ini tinggal dan bergiat di Sanggar Pamongan Karanganyar, selain juga terlibat di beberapa komunitas, termasuk Komunitas Kamar Kata. Buku Kumpulan Cerpen perdananya berjudul Lelaki yang Mendapatkan Jawaban Atas Kisahnya Sendiri, terpilih sebagai finalis Hadiah Sastra Ayu Utami untuk Pemula “Rasa” 2022.


_____

Surel : opussociety@gmail.com

Nomor telefon/WA : 081390129798 

Instagram : @ian_hasan



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com