PUISI YOHAN MATAUBANA - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

13 Feb 2022

PUISI YOHAN MATAUBANA

 PENYEMBAH

kau genggam sebutir padi
penuh marwah
& menyembah berhala
pada pohon-pohon tua,
mematok kepala sapi,
darah ayam merah
di mata air keramat
yang menyimpan jimat.

adalah mantra kau mamah
dari sirih pinang yang kau tanam
dalam dua belas suku 
di atas batu bersusun itu.

kau remuk rahasia menyembah batu,
tiang-tiang tegak
& korban sembelihan
yang tak paham cara
hidup diarti sebagai tumbal.

"terkutuklah kau"

tepat jam duabelas siang
burung hantu berkoar di puncak ritual.
langit gelap di tengah hutan
angin kencang membongkar batu
pohon tua menindih tanah
burung gagak beri tanda petaka.

tujuh roh jahat & beelzebul
yang mengutuk tubuh penyakit
kerasukan menggorok leher 
& kau berlari tanpa kepala.


Nusa Tenggara Timur, 09/02/2022.

Biodata:
Yohan Mataubana lahir di Kupang. Buku puisinya "Berakhir Pekan di Matamu" (2021). Kini sedang mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Filsafat Katholik Ledalero. No WA: 081238358085. Ig: Yohan yohan97. Email: Yohan240698@gmail.com.



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com