Puisi Arya Maryandi - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

28 Feb 2022

Puisi Arya Maryandi

 PERSETERUAN BAGI SELURUH TITIK-TITIK




Tak habis-habis hiruk pikuk amuk bumi pertiwi,yang tua tak ingat ditua,yang muda tak tau dimuda,yang besar memijak,yang kecil terpijak.




Semua saling bersilat,menghunus pedang mencabut keris,bertolak-tolak.




Bergerak menjatuhkan,berbunyi memburukkan,berebut-rebut,jilat sana jilat sini tak ubah binatang berebut makan.




Semua lupa janji persatuan


Yang disimpan hanya kecurigaan.




Inikah tanah persatuan?


Tampak lebih seperti perseteruan.




Pekanbaru,


12 Januari 2022




Arya Maryandi, Pria asal Indragiri Hilir berusia 21 tahun. Saat ini sedang berkuliah di salah satu Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Program Studi Sastra Melayu. Merupakan mahasiswa yang gemar dalam bidang Seni dan Budaya. Jejaknya dapat ditinjau pada akun Ig:@aryamaryandii  dan fb: Arya Maryandi,serta nomor whatsapp +6285363278658.



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com