KUMPULAN PUISI Ilham Nuryadi Akbar - negerikertas.com

.

(Mulai 1 Agustus 2021 setiap Cerpen yang dimuat di negerikertas.com mendapat honor Rp 100.000)

KUMPULAN PUISI Ilham Nuryadi Akbar

 Seandainya

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar


Kepergian dirinya menjadi sebab dirimu menangis

sedang tangisan adalah tugas yang ingin kuselesaikan dengan sungguh.


Setelah ini malam akan selalu sama

panjang dan lengang

hambar dan hampa

dingin dan basah

muram dan kelam.


Seandainya kau mau memberikan kesempatan

mungkin aku bisa mematahkan waktu

mengakhiri kisah-kisah penuh pilu

di mana dahulu, kau berkata bahwa aku adalah pena

sedang dirimu adalah tinta

belum selesai kisah ini aku tulis

untuk menjadikan kau ratu dan aku seorang raja

namun sayang, kalau malah menghapusnya.


Bekasi, 25 Februari 2021




Tentangmu

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar


Maukah kamu ikut bersamaku 

pergi ke taman kunang-kunang

agar yang terbang mendesing kerlap-kerlip itu sadar

bahwa cahaya tak selalu hadir dari punggung seekor binatang.


Jika tak ingin, aku pun tak akan menghampiri

juga memaksa tanpa tahu diri

sebab dari kejauhan dirimu telah berpijar

menerangi temaram malam juga hatiku yang sedang muram.


Bekasi, 25 Februari 2021












Singgasana

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar

Di teras rumah

desir angin menerpa sungut-sungut kucing

di taman kenangan

semilir angin menerpa sulur-sulur pohon beringin.


Di atas kasur

dirimu menjadi angan yang paling aku ingin

di singgasana pernikahan

dirimu adalah pengantin dari lelaki lain


Bekasi, 25 Februari 2021













Jika Benar

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar

Jika benar kau adalah hujan, maka singgahlah dengan waktu yang lama

jangan berhenti membanjuri

agar bumi tempatku berpijak

dapat tenggelam sebagaimana dalamnya do’a.


Jika kau seumpama gerimis

menitiklah dengan sepaling-palingnya

sebab aku adalah gersang

mati tanpa kau sirami.


Bekasi, 25 Februari 2021













Semesta Murka

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar


Langit bergemuruh mementahkan cahaya

bumi bergetar menghembuskan angina

ranting-tanting keteguhan mengering

daun-daun pun gugur dalam harapan

semesta sedang menunjukkan gaung bising

pada tubuh yang tanggal menjadi asing

lantaran pentas yang ia beri kepada kedua insan

tak dapat di megahkan.


Bekasi, 25 Februari 2021














Tentang Penulis

Ilham Nuryadi Akbar lahir pada 11 Februari 1995 di Banda Aceh. Menempuh pendidikan dasar, menengah dan kuliah D3 Kesehatan di Kota Langsa, Provinsi Aceh. Kemudian melanjutkan pendidikan S1 di Jakarta Selatan. Buku pertama yang diterbitkan oleh Alinea Medika Pustaka berjudul Kemarau Di Matamu Hujan Di Mataku, puisi dan cerpen yang ia tulis telah banyak terangkum pada beberapa Media seperti, Kumparan.co, Barisan.co dll. Juga terangkum di beberapa antologi puisi. Prestasi yang didapatkan mewakili Provinsi Aceh pada lomba PAI (Cerdas Cermat Agama Nasional Tingkat Tsanawiyah) di Jakarta, FLS2N cabang Tilawah di Surabaya

Contact Ilham Nuryadi Akbar:

Alamat: Perum Tytyan Kencana Blok A4 No.12B, Kel. Marga Mulya, Kec. Bekasi utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat

Telfon/Wa : 08111130295

Emaill : ilhamvilla67@gmail.com

Instagram : ilhamfellow








.