Puisi ORANG-ORANG DI JALANAN || Dian Chandra - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

9 Mei 2022

Puisi ORANG-ORANG DI JALANAN || Dian Chandra

 ORANG-ORANG DI JALANAN || Puisi Dian Chandra


pagi-pagi di jalanan,

orang-orang menghirup mimpi semalam

dengan tergesa-gesa

-- adakah yang tertinggal di saku celana?


siang-siang di jalanan,

perut-perut keroncongan

-- sedang kantong bolong

sedang pohon-pohon tak cukup teduh

sedang mimpi-mimpi menjadi belukar

yang melilit diri


petang-petang di jalanan,

orang-orang mengadu 

rindu peraduan

mengaku ingin pelukan takdir baik

yang mengikut 

hingga petang-petang 

kembali datang


remang-remang di jalanan,

orang-orang gigil

dalam realita

-- kisah sehari-hari

yang tak meneduhkan hari-hari tua


Toboali, 26 April 2022



LALU REBAH KE TANAH || Puisi Dian Chandra


Sayang, kita tempuh Prambanan

untuk menengok Jonggrang

pada lahap sunyi 

di tengah basuh rindu

Bandung Bondowoso


Berkelana kita dalam 

desah napas lelaki purba

yang megap-megap 

di sepanjang jaman

:

ia menanti keteduhan 

pada mata Jonggrang

yang beku

dan bimbang

hendak menentang 

bilik hasrat di dada

lewat keramaian fajar

yang merengkuh tumbukan padi

sekutu perempuan


Lalu rindu rebah ke tanah

satu-satu

memasung jiwa

untuk ruh Ayahanda

usai dihentak Bondowoso


Kemudian temaram simalakama

bermula

mengiringi kebekuan

pun bisu

:

Jonggrang


Toboali, 28 April 2022

























SAYANG || Puisi Dian Chandra


aku men-cu-lik masa depan

lalu kubacakan dongeng sebelum tidur

untuk anak-anakku yang ramai


tentang petuah ibu malin

yang berlumuran sepi

selepas melontar tulah

di sesenggukan lautan

yang entah terlampau bernyawa


kudekap badai itu sendirian

agar tak melanglang di 

masa depan

menghidu aroma anak-anakku

 

(kupanggul selalu doa-doa

terhimpun deras puisi

dinaungi kasih sayangku

dari waktu ke waktu)


berarti abadi


Toboali, 28-29 April 2022











Tentang Penulis


Dian Chandra adalah nama pena dari Hardianti, S.Hum.,M.Hum. Seorang Arkeolog lulusan S1 dan S2 di Universitas Indonesia. Bermukim di Toboali, Bangka Selatan. 


Telah menetaskan karya berupa novel solo dan buku kumpulan puisi berjudul:


- Sapatha dari Negeri Seberang (Pilar Pustaka, 2021)


- Lalu (Bookies, 2022)


Anda dapat menyapanya melalui Email: authorhardianti@gmail.com


Facebook: Dian Chandra dan Instagram: @hardianti_S. Hum 



Prestasi: 


- Juara 2 Event 30 Hari Menulis Puisi Bersama OPINIA dan KSBM, 2022


-Juara 2 Event Menulis Puisi Bersama AdaMedia, 2022


-Juara 1 dalam Opening Event Lomba Menulis Nasional Cerpen dan Puisi yang diselenggarakan oleh Antariksa Pustaka dan Rumah Literasi, 2021


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com