Puisi Muzahidin Noor - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

27 Okt 2020

Puisi Muzahidin Noor

 WAYANG


Kalah menang lakon yang menentukan

Semua rata mendapatkan peran

Selaras karakter dengan satu tujuan


Mengisi panggung kehidupan

Katanya bebas bicara diluar skenario Ki Dalang

Aspirasi ditampung dalam wadah terpilih --wakil kami yang terhormat


Hari menjelang petang

Negeri kering kerontang

Pulau-pulau yang hilang

Aset raksasa terlelang


Kami bukan wayang!

Juga bukan penonton yang haus hiburan

Lelucon Tuan, membuat gagal faham


Tak ada orang bodoh sekarang

Yang banyak itu adalah: yang pintar tapi tidak mengerti


Baiklah, kita akhiri saja pertunjukan ini

Sebelum malam menepi ke pagi-pagi

Anggap ini mimpi dan esok semoga kembali


--dengan kemerdekaan yang sesungguhnya.



Bali, 30062020


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com