.

di negeri kertas, tidak ada koruptor. setiap orang punya ketahanan ekonomi, baik rakyat biasa dan pejabatnya, semua ikut patungan/gotongroyong membangun negeri. demokrasi berjalan natural tanpa money politic. tidak seperti negeri tetangga yang rakyatnya kelaparan hingga rela menukar suara dengan sekantong sembako. #fileski

MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK FILESKI


Fileski kelahiran Madiun 21 Februari 1988 adalah penyair musisi Indonesia dengan ciri khas Resital Biola Puisi yang telah menjelajah berbagai event sastra nasional dan internasional, terutama di negara-negara Asia Tenggara. Peraih penghargaan Anugrah Hescom kategori Musikalisasi Puisi dari e-Sastra Malaysia 2014. Rekor 11 Jam Nonstop Musikalisasi Puisi. Seorang biolis, vocalis, dan komponis yang telah merilis 3 album musik yang sebagian besar diilhami dari puisi. Puisinya terbit di berbagai surat kabar, majalah, jurnal, bulletin, dan antologi puisi penyair lintas negara.

DAFTAR KARYA
1. Kitab Puisi Negeri Kertas (2015)
2. Buku Jejak Inspirasi Fileski (2015)
3. Album Musik Save Our Culture (2014)
4. Album Musik Rahasia Langit (2013)
5. Album Musik Puisi Attribute to Chairil Anwar (2012)

KEHIDUPAN PRIBADI DAN KELUARGA
Fileski lahir dari pasangan Kasim Kustiono dan Nurminarsih, merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Ia memiliki satu orang adik perempuan bernama Maulidha Ayu Nur Imama. Pendidikannya diawali dengan masuk SD Negeri Uteran 1 . Ketika di bangku sekolah dasar ia cenderung jadi anak yang pendiam, aktifitas seni yang dia sukai adalah menggambar dan menulis puisi, namun ia tak pernah punya nyali untuk membacakan puisinya di depan banyak orang. Nilai akademisnya selalu paling unggung diantara teman-teman sekelasnya, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 ia selalu mendapatkan juara 3 besar.
Setelah lulus SD, ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Geger. Duduk di bangku SMP dengan gejolak remaja yang penuh gairah membuat prestasi akademisnya menurun, sebab pikirannya lebih tertarik pada bidang non akademik, khususnya bidang seni musik. Tak jauh dari sekolahnya ada sebuah studio musik, disitulah Fileski kerap menghabisakan waktunya di jam istirahat atau sepulang sekolah. Tak heran jika ia pulang sekolah saat matahari sudah tenggelam karena bermain musik di studio hingga lupa waktu. Begitu gilanya pada musik membuatnya tak pernah jera dimarahi orangtuanya saat pulang ke rumah. Pada masa-masa inilah Fileski mulai menjadi probadi yang tak lagi mider tampil di depan banyak orang. Musik telah merubah karakternya yang pendiam di masa SD menjadi pribadi yang penuh percaya diri.
Ketika ia lulus SMP, ia melanjutkan di SMA Negeri 1 Geger, sebuah sekolah favorit yang ada di Kabupaten Madiun. Semakin hari hasrat berkeseniannya semakin meningkat, kini bukan hanya seni musik yang ia gandrungi, namun ia juga tertarik pada seni teater, sehingga ia ikut dalam eskul teater yang bernama Sanggar Seni Bissing. Di sekolah ia menjadi lebih sering menghabiskan waktu senggangnya di sanggar ketika saat istirahat atau jam kosong. Semakin hari ia semakin tertarik pada teater, ia menemukan semua yang ia sukai di dalam teater, mulai dari seni sastra, drama, dan musik. Inilah yang membuat ia ingin sekali mengambil kuliah seni teater ketika lulus SMA kelak.
Ketika lulus SMA ia meminta ijin pada orang tuanya untuk kuliah mengambil jurusan teater, namun ayahnya melarang keras pilihannya tersebut. Ayahnya ingin ia kuliah mengambil jurusan akuntansi dengan pandangan agar ia sukses seperti sodaranya yang sukses dari lulusan jurusan akuntansi. Dengan rasa terpaksa ia kuliah di Politeknik Negeri Madiun mengambil jurusan computer akuntansi, namun hanya berjalan selama dua semester. Sebab dorongan jiwanya yang sangat kuat untuk menekuni dunia seni membuat ia nekat memutuskan kuliah teater meskipun ayahnya tidak akan membiayai kuliahnya. Dari 7 kampus seni yang tersebar di 7 kota besar di Indonesia ia memilih kota Surabaya. Sebab disana ia bisa menumpang pada sodaranya yang tinggal di Surabaya, setidaknya tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya kos dan sesekali bisa numpang makan.


AWAL KARIR DAN PERJUANGAN HIDUP
Hijrah ke Surabaya tenyata tak segampang yang ia pikirkan, ketika ia pidah tempat tinggal dan menempati rumah sodaranya ternyata sudaranya pindah tugas kerja di Jakarta. Sehingga ia hanya seorang diri menempati rumah sodaranya. Harapan untuk minta bantuan atau sekedar numpang makan telah pupus, membuat ia berfikir bagaimana caranya bisa kuliah sambil kerja.
Sesuai keinginannya akhirnya ia mendaftar kuliah di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya dengan menggunakan sedikit uang yang diberikan ayahnya dan uang tabungannya. Seiring berjalannya waktu uang tabungannya mulai habis dan ia harus mencari cara untuk bertahan mencukupi kebutuhan hidup selama di Surabaya. Mungkin jika di Jakarta teater bisa menjadi ladang pekerjaan, tidak demikian di Surabaya. Teater di Surabaya belum bisa digunakan untuk mencari uang guna mencukupi kebutuhan hidup pada waktu itu. Maka ia memutuskan untuk kembali menekuni satu bakatnya di bidang musik.
Saat itu ia mulai tertarik pada instrument biola. Saking pengennya mimiliki biola, ia memaksakan diri menggunakan sisa uang tabungannya untuk membeli biola bekas milik temannya dengan harga Rp 300.000, sebuah biola berwarna biru yang ia beri nama Sky (langit). Dorongan semangat untuk belajar biola sangat kuat sehingga ia berusaha keras berlatih biola secara otodidak. Ia sadar berlatih otodidak tidaklah cukup, ia harus mencari orang yang bisa mengajarinya bermain biola. Sehingga ia tak malu bertanya pada siapapun tentang cara bermain biola yang benar, bertanya kepada teman jurusan musik walau ia jurusan teater, bertanya pada dosen musik dan para pemain biola professional sebuah orchestra di Surabaya.
Semakin lama biola menjadi bagian tak terpisahkan dari dirinya, sehingga orang beranggapan bahwa Fileski tak kan ada tanpa biola di tangannya. Inilah yang menjadi cikal bakal nama Fileski, berawal dari seringkalinya ia performen musikalisasi puisi dengan biola birunya yang ia beri nama Sky dan nama panggilannya Files, hingga kini orang menyebutnya dengan sebutan Fileski.

Share on Google Plus

About Fileski Channel