.

di negeri kertas, tidak ada koruptor. setiap orang punya ketahanan ekonomi, baik rakyat biasa dan pejabatnya, semua ikut patungan/gotongroyong membangun negeri. demokrasi berjalan natural tanpa money politic. tidak seperti negeri tetangga yang rakyatnya kelaparan hingga rela menukar suara dengan sekantong sembako. #fileski

Misteri tentang "Gajahmada moksha"

Misteri tentang "Gajahmada moksha" apakah sudah waktunya kita bongkar kenyataannya ?. Sebagai prajurit yang digembleng secara langsung oleh 2 generasi Panembahan WILIS (Girindrawangsa), ketika merasa waktunya berpulang memilih kembali ke almamater nya : WILIS. Meminta kepada semua orang agar merahasiakan (lewat pesan keras disertai kutukan atau wewaler) keberadaannya, termasuk kepada raja Majapahit : Sri Rajasanagara Dyah Hayamwuruk. Sosok yang dikagumi oleh sang raja dan bahkan bagai ayah angkatnya ini telah membuat raja Majapahit merenungi kepergiannya dan memandang dari kejauhan (karena wewaler itu) sebuah gunung suci : Wilis, tempat para ksatrya memingit diri sejak era Kahuripan pecah menjadi dua : Dhaha dan Jenggala. Bahkan sang raja meminta agar kelak bila wafat, sebagian abu jasadnya di candikan di tempatnya merenung dan memandangi gunung suci itu (Ngetos, Nganjuk). Agar sampai kapanpun bisa mengenang ayah angkatnya yang banyak berjasa pada keluarga Rajasa dan Negara : Sang Mahapatih Hamengkubhumi GAJAHMADA.

Catatan :
Mungkin NGETOS translasi dari NGERTOS atau kosa kata lengkapnya PANGERTOS. Artinya Raja Majapahit mengerti inti pesan terakhir sang Mahapatih, dan menghormati pesannya dengan cukup memandang dari jauh.



Share on Google Plus

About Fileski Channel