.

.

BULETIN STKW SURABAYA




Fileski lahir di Madiun, Jawa Timur 21 Februari 1988, bernama lengkap Walidha Tanjung Files adalah alumni mahasiswa Jurusan Teater angkatan 2007.

Fileski mengaku memilih kuliah di STKW karena ia merasa tidak ada perkuliahan lain yang betah ia jalani jalani kecuali kuliah seni, sebab seni sudah menjadi jiwanya sejak kecil. Alasan memilih jurusan teater karena ia tidak bisa memilih salah satu dari seni drama, seni sastra dan seni musik yang ketiganya sangat ia sukai, sebab hanya di jurusan teaterlah ketiga seni ini dipelajari. Pernah ia mengambil kuliah jurusan akuntansi di Politeknik Negeri Madiun namun hanya berjalan dua semester saja, ia mengambil jurusan tersebut karena desakan orang tuanya, padahal ia sendiri tidak ada passion di bidang itu. Untuk itulah tahun 2007 Fileski nekat ingin masuk kuliah seni bagaimanapun caranya. Dengan susah payah ia yakinkan orang tua bahwa ia bisa menghidupi dirinya sendiri walau tanpa minta uang kuliah sepeserpun. Akhirnya ia memutuskan untuk kuliah di STKW karena ia mendapat informasi bahwa kuliah di STKW bisa sambil kerja, apalagi jika kuliah di Surabaya ia ada sodara yang bisa dijadikan tempat numpang tinggal gratis.

Sejak semester awal Fileski kuliah di STKW sudah mandiri mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri di sela-sela jadwal perkuliahan. Walau ia punya sodara di Surabaya ia tak ingin menjadi beban orang lain, ia ingin mencukupi kebutuhan hidupnya dengan jerih payahnya sendiri. Namun saat itu ia adalah angkatan pertama jurusan teater, tentunya jurusan yang masih dalam proses merintis itu belum bisa diandalkan untuk mendapatkan hasil job, mungkin sekarang keadaan jurusan teater sudah jauh berbeda dibanding dulu. Untuk itulah ia niatkan dari jurusan teater hanya sebagai tempat menimba ilmu, sedangkan ia mencari rejeki dari seni musik, yang kebetulan saat itu ia sudah bisa mendapatkan pendapatan dari mengajar biola. Ilmu bermain biola ia dapatkan dari belajar pada guru-guru biola yang ada di Surabaya dengan cara learning by doing, apa yang gurunya ajarkan langsung ia ajarkan pada muridnya, ternyata cara ini sangat efektif untuk memacu kemampuan bermain biola lebih cepat. Seiring banyaknya murid dan job manggung bermain biola membuat perkuliahannya sedikir terganggu, sehingga S1 yang seharusnya ditempuh selama 4 tahun menjadi molor 5 tahun.

Banyak hal yang berkesan di STKW bagi Fileski, ia mendapatkan banyak ilmu tidak hanya dari dosen saja, namun dari teman-temannya yang sangat beragam secara usia. Sebab jurusan teater angkatan pertama ini para mahasiswanya adalah para guru dan pelatih seni teater dari daerah-daerah di Jawa Timur yang bisa dibilang sudah sangat berpengalaman di bidang teater. Dari situ Fileski banyak menyerap ilmu, bahkan tidak hanya ilmu teater, namun juga ilmu sastra menulis puisi, yang akhirnya puisilah yang membawa Fileski menjajaki panggung-panggung apresiasi sastra hingga kancah internasional, yang tentunya masih dalam kawasan negara-negara rumpun melayu yang mampu mengapresiasi puisi-puisi berbahasa Indonesia, seperti negara Malaysia, Singapura, Brunai, dan Thailand.

Setelah lulus dari STKW ia disibukkan berbagai kegiatan di dunia sastra dan musik. Dalam bidang sastra ia aktif performen di berbagai panggung apresiasi sastra tingkat nasional dan internasional. Fileski mendirikan Komunitas Musik Sastra yang mempertemukan para musisi, penulis, penikmat sastra. Ia juga komposer yang banyak menciptakan komposisi musik yang diilhami dari karya puisi, cerpen, dan novel. Puisi-puisinya terbit di berbagai surat kabar, majalah, jurnal, bulletin, dan antologi puisi penyair lintas negara. Fileski juga sering disebut sebagai "Poet Musician", karena sajian khas pertunjukan Biola Puisi dan gaya panggungnya yang ekspresif dan aktraktif. Selama tiga tahun terakhir, Fileski kerap menyemarakkan berbagai ajang sastra nasional dan  internasional. Pengalaman yang paling berkesan baginya dalam sastra pertunjukan adalah saat menjalani Rekor Musikalisasi Puisi 11 Jam Nonstop (Kolaborasi dengan 257 Pembaca Puisi, 2012) dan Tour Resital Biola Puisi (Bulan Bahasa Singapura 2014).

Kegiatan keliling manca negara yang baru saja ia jalani adalah tour performen selama bulan bahasa Singapura yang terjadi di bulan September 2014 ini. Usut punya usut, kegiatannya di Singapura ini terkait karya puisinya yang terpilih untuk diterbitkan dalam buku antologi puisi penyair lintas negara . Rangkaian kegiatannya selama disana seperti menghadiri Pertemuan Penyair Nusantara ke-7 (PPN7),  Launching buku Antologi Puisi Bebas Melata yang memuat puisinya, mengisi workshop menuis puisi dan musikalisasi puisi di sekolah-sekolah yang ada di Singapura, Tour Resital Biola Puisi di perpustakaan dan panggung-panggung apresiasi Bulan Bahasa Singapura.


Terakhir dari tulisan ini ditutup Fileski dengan sebuah harapan,
“Semoga STKW semakin maju dan semakin menjadi garda depan pencetak seniman-seniman muda yang kompeten di kandang Jawa Timur dan kancah Internasional. Tentunya untuk mencapai itu perlu manajemen administrasi yang bagus, pembangunan fasilitas kampus yang memadai demi menopang kreatifitas mahasiswa agar lebih bergelora, seperti segera dibangun gedung pertunjukan STKW, juga penambahan kelengkapan buku dan perluasan ruang perpustakaan. Khusus untuk adik-adik jurusan teater semoga kalian tidak hanya piawai dalam bermain ludruk, namun juga menguasai pengetahuan teater barat dan timur, karena zaman semakin global maka perlu memperluas wawasan agar tidak menjadi katak dalam tempurung yang hanya berkutat pada apa yang kalian bisa saja, teruslah berproses, gali pengetahuan dari banyak sumber, namun jangan sampai kehilangan jati diri dari mana kalian berasal.”
Share on Google Plus

About Fileski Channel